Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
LOMBA Cipta Cerpen Islampos Kategori Umum
Total Hadiah Senilai Rp.10. 000.000,- ~
Tema Cerpen: Bebas, Islami. Lebih disukai bertema perjuangan, romantika suami-istri, dan anak-anak.
PEMENANG :
Lomba Cerpen
Juara 1 : Rp. 2.500.000
Juara 2 : Rp. 1.500.000
Juara 3 : Rp. 800.000
20 naskah terbaik akan mendapatkan hadiah masing-masing Rp. 250.000.

KETENTUAN UMUM:
1. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
2. Naskah orisinal ’bukan jiplakan atau saduran’ dan belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik serta tidak sedang diikutkan pada lomba lain.
3. Penerimaan karya (DL) sampai dengan 1 Juni 2016 (cap pos).
4. Format penulisan menggunakan kertas ukuran A4, jenis font Times New Roman ukuran 12 margin semua sisi 3 cm dan spasi 1,5.
5. Soft file naskah dikirim dengan bertipe (.doc).
6. Jumlah halaman 5-10 halaman.
7. Peserta boleh mengirim lebih dari satu karya, dengan menyisipkan 1 lembar formulir asli (lihat poin 12).
8. Soft file karya dikirim via email Islampos@gmail.com dengan subjek dan nama file: Lomba-Cerpen Islampos _Judul Naskah_Nama Penulis,
9. Selain itu, karya dikirim pula rangkap 3 (tiga) berupa print out ke Jln. Terusan Ibrahim Singadilaga No. 16 Kelurahan Nagrikaler Purwakarta, Jawa Barat
10. Lomba ditutup pada 1 Juni 2016.
11. Pemenang insya Allah akan diumumkan pada 15 Juni di web www.islampos.com
12. Menyisipkan formulir pendaftaran Lomba Menulis Cerpen Islampos 2016 asli yang ada di halaman belakang salah satu buku terbitan PT Islampos Global Media sebagai berikut:
– Berjamaah Meski Tak Serumah (Yusuf Maulana) 
– Ujung Ranting Patah (Saad Saefullah)
Kedua buku di atas hanya bisa dipesan online lewat Islampos. Keterangan cara pemesanan lebih lanjut bisa dibaca di sini:
Untuk informasi lebih lanjut silakan SMS/WA ke 0857-1627-4529 (Hida).

Sumber: https://www.islampos.com

Basabasi.Co: Esai Tia Setiadi "Iblis dan Kreatifitas"; Cerpen Eko Triono "Bicara Baik-baik dengan Rambutmu Sendiri"; Puisi Izbedy Stiawan ZS "Dalam Cemas, Kau, Gate Q-5, Kau Kekasihku, Setelah Dikutuk, Tak Ada Mimpi, Delft, Sebuah Kenangan"

ANALISA (Rabu 3 Februari 2016, sumber dari Otang K Baddy) Cerpen: Lea Willson"'Pengantar' Dewa Rezeki Dan Adik Kandung"; Puisi: Liven R "Pada Musim Semi ..", Amrin Tambuse "Selamat Datang...", Annisa Tri Sari "Jeda Waktu #1", Ardani "Harmoni, Sisa Malam, Kembali Pulang"

Minggu Pagi: Cerma Dian Marfuah "Gadis yang Selalu Memotong Rambutnya" Cerpen Budi Afandi "Seorang Tamu Istimewa"; Puisi Sutirman Eka Ardhana "Senja di Kartu Pos, Surat Sahabat, Dalam Hujan, Bertanya pada Hujan, Lupa, Burung Punai, Kucari Kau".

Suara NTB: Cerpen Boni Chandra "Perut Titipan; Puisi Lailatul Kiptiyah "Saban Pagi, Berjalan Melewati Taman, Momentum Senja, Apa"

INDO POS: Puisi Herwan FR dan Zulkifli Songyanan

Koran Tempo: Cerpen A. Muttaqin "Prihal Sial Seminggu"; Puisi Sunlie Thomas Alexander

FAJAR SUMATERA: Cerpen Yus R Ismail "WC Umum"; Puisi: Fitrah Anugerah

Suara Karya; Cerpen Maria Agustina "Setia Menunggu"; Puisi Fernanda Rochman Ardhana; Esai "Belajar dari Sosok Werkudoro oleh Abdul Wahid"

Haluan: Cerpen Ismail Idola "Menulis Sajak"; Puisi Alex R. Nainggolan "Utopia, Di Puncak Laut, Gadis Kecil, Nona, Gadis Malam"

Media Indonesia: Cerpen Sungging Raga "Satu Hari di Awal Musim Semi"; Puisi Erich Langobelen "Tanduk Hitam Kemarau, Biografi Sepi, Locus, Luka,2"; Puisi Fernanda Rochman Ardhana "Hegemoni Menutup Muram, Ruang Pailit"

Majalah Sastra Horison (Februari 2016): Cerpen Ahmad Nurullah "Gadis Kecil di Tengah Hujan"; Puisi Bernando J. Soecipto "Pohon Zaitun, Di Ã‡anakkale"

KOMPAS: Cerpen Rafael Yanuar "Arwah Kunang-kunang"; Puisi Inggit Putria Marga


Berita Pagi: Cerpen Otang K Baddy "Sang Pengerat"

LAMPUNG POST: Cernak Muhammad Thobi "Adik Baru"; Cerpen Elly Dharmawanti "Sincia di Mata Mei": Puisi Dahta Gautama


JAWA POS: Cerpen Sunlie Thomas Alexander "Judi Kodok-kodok"

Radar Tasikmalaya: Puisi Fernanda Rochman Ardhana

SUARA MERDEKA: Cerpen Zainal Muttaqin "Perempuan Leter": Puisi L Nurul Fadhilah; Esai Dimas Indiana Senja "MPU Jateng dan Antologi Pertanyaan"

Padang Ekspres: Cerpen Ken Hanggara "Maria Pergi ke Lubang Kelinci

Analisa: Cerpen Hasudungan Rudy Yanto Sitohang; Puisi Irwan Effendi dan Yulia Tasnim


Riau Pos: Cerpen Zuarman Ahmad "Menjejak Langit"; Puisi Cikie Wahab "Ritual Wangkang, Kitab Amuk, Pupuk Tanam, Mahar, Segurat Hitam di Selat Sinaboi" dan Isbedy Setiawan Zs "Ingin Pulang, Teman Perjalanan, Pelabuhan Sunyi, 10 Menit untuk Percakapan", Alinea Dessy Wahyuni "Perempuan Berkarya"; Esai SPN Dantje S. Moeis "Seni-Rupa Men-Dialog-Kan Makna" dan Griven H Putra "Melayu dan Pendidikan Karakter"; Resensi Jimmy Frismandana Kudo "Sayap Keabadian Rudy Habibie"



Xpresi Riau Pos: Cerpen Kavita Siregar "Untuk Seorang Teman"; Puisi Uli "Tentang Teripang, Bara Api, Menghujam Asa, Memahat Jalan" dan Ahmad Sugianto "Gunung Berapi"; Forum Guru Wan Roswita "Kekuasaan Allah di Balik Keindahan Danau Toba"


REPUBLIKA: Cerpen Novaldi Herman "Kerudung Perca Dari Balik Jeruji" Esai A. Sultoni Achmad "Suluk"


PIKIRAN RAKYAT: Cerpen Budi Afandi "Sebuah Rumah yang Jauh" Puisi Nurul Maria Sisilia dan Thahjono Widarmanto; Wisata Bahasa Heri Priyatmoko "Tionghoa dan Pecinan"


Inilah Koran: Cerpen Yadi Karyadipura "Rumah untuk Ibu"


Kedaulatan Rakyat: Cerpen Herumawan P A "Kue Keranjang" Puisi Sunlie Thomas Alexander "Dongeng Peranakan ~maxim hongkingston~ , Lanskap Leluhur , Liu Ngie"; Esai Beni Setia "Sastra Indonesia Berawal dari Pujian"



SKH Banjarmasin Post: Cerpen Cikie Wahab "Kurir Karangan" Puisi Muhammad Dafa "Waktu , Rumah , Tahun-tahun Berguguran" Esai Zulfaisal Putera "Cincailah!"


SKH Media Kalimantan: Esai Tarman Effendi Tarsyad "Mengenang Eko Suryadi WS Mengenang Tanah Bunda"


SKH Radar Banjarmasin: Cerpen Ariwibowo "Upacara": Puisi Ali Makki "Menuai Akhir , Sendiri , Rindu Sunyi, Dua Gadis Kecil di Tengah Kota, Ibu di Depan Rumah" 


Medan Bisnis: Cerpen Mustopa Kamal Btr: Puisi Sayed Din Hidayat, Julaiha dan Aswita Simarmata.


RADAR SURABAYA: Cerpen Ken Hanggara "Kerajaan Semut di Kepala Mugeni": Puisi Rudi Santoso; Resensi Ahmad Wiyono "Mendalami Wawasan kebangsaan Cak Nun" Esai Anwar Hujiono "Gelombang PHK".


RADAR BROMO: Esai Mushafi Miftah "90 NU dan Ancaman Radikalisme Islam"; Cerpen Prima Hidayah "Kesatria dari Kesatria"


SOLOPOS: Cerpen Imamah Fikriyati Azizah "Nostalgia" Cernak Rohmad Jimi "Natasha dan Soal Matematika"; Resensi Umar Affiq "Budaya Patriarki dan Sejarah Muram Negeri Mutiara Hitam"



RADAR MOJOKERTO: Cerpen Tjak S. Parlan "Seorang Tukang Pos dan Seorang Wartawan"; Esai Aditya Ardi N "Puisi Grafis di Badan Truk".


RADAR BANYUWANGI: Cerpen Nurul Awali F "Tepat Pukul Lima"; Puisi Ummi Rissa


Serambi Indonesia: Cerpen Anton Widyanto "Sang Penjilat"

>>Berbagai sumber