Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan


Fajri Andika lahir di ujung timur Pulau Madura, 1 Juli 1989. Alumnus Pondok Pesantren al-Huda II Gapura Timur, Sumenep, Madura dan mantan mahasiswa hampir DO Sosiologi FISHUM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menulis puisi, cerpen, esai, dan resensi. Tulisan-tulisannya telah dipublikasikan di Media Indonesia, Suara Pembaruan, Pikiran Rakyat, Koran Investor, Indo Pos, Minggu Pagi, KR Bisinis, Radar Madura (Jawa Pos Group), Kabar Madura, Batam Pos, Harian Jogja, Koran Jakarta, Harian Joglo Semar, Koran Merapi, Kedaulatan Rakyat, Metro Riau, Riau Pos, Bangka Pos, Solo Pos, Medan Bisnis, Radar Surabaya, basabasi.co, dll. Cerpen dan puisinya juga termuat dalam antologi bersama: Bulan Purnama Majapahit Mojokerto (Dewan Kesenian Jawa Timur, 2010-Puisi), Narasi Batang Rindu (Pangabasen Publishing, 2009-Puisi), Dialog Tanian Lanjheng (Majlis Sastra Madura, 2012-Cerpen), Bersepeda ke Bulan (Indo Pos, 2013-Puisi), dll. Kini ia tengah menyiapkan antologi cerpen pertamanya, Pesan dari Tiang Gantungan.  Bergiat di Komunitas Rudal, dan juga aktif di Komunitas Menulis Pinggir Rel (MPR) Yogyakarta.
Contact Person           : 089677927316
Email                          : andikafajri@gmail.com
Imam Nawawi lahir di desa kecil Kasiyan Timur Puger Jember pada 14 Oktober 1995. Ia senang menulis esai, opini, artikel, resensi dan kadang menulis cerita pendek. Gaya tuturnya yang sederhana, membuatnya terlihat seperti orang biasa-biasa saja. Dia adalah orang yang pendiam. Tidak begitu pandai bercanda. Terlihat serius meski sebenarnya tidak serius. Dan nampak tak serius saat sedang serius. Membingungkan, bukan? Itulah Imam Nawawi. Ia pernah menjuari lomba menulis esai nasional 1 kali dan sebentar lagi akan menerima hadiah kembali dalam lomba karya tulis ilmiah nasional. Hingga sekarang, ia masih rajin menulis. Ia berusaha keras agar esainya dapat dimuat di Kompas dan Jawa Pos dalam kurun dekat ini. Mohon doanya. 
Maltuf A. Gungsuma (Ahmad Maltup) lahir di sebuah desa paling barat Kota Sumenep, desa paling sunyi dari pada kesunyian yang paling sunyi tetapi terasa riuh, Desa Bragung namanya. Alumnus PP. Annuqayah Nirmala, Guluk-guluk, Sumenep. Sekarang sedang kuliah di jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pernah aktif di Komunitas Kepenulisan Kutub Yogyakarta (2008-2011). Sekarang aktif di Komunitas Menulis Pinggir Rel (MPR) Yogyakarta. Menulis Resensi Buku, Opini, Cerpen dan Puisi. Tulisan-tulisannya telah dimuat di berbagai media, baik lokal maupun nasional, seperti Media Indonesia, Investor Daily, Koran Jakarta, Bali Post, Kedaulatan Rakyat, Merapi, Seputar Indonesia, Harian Jogja, Minggu Pagi, JogloSemar dan Suara Merdeka. Puisinya terkumpul dalam antologi bersama Merpati Jingga (2007) dan Mazhab Kutub (2010). Sedangkan cerpennya terkumpul dalam antologi bersama Riwayat Langgar (2011). Penulis bisa dihubungi lewat Twitter: @Agungsuma.