Tampilkan postingan dengan label Media Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Indonesia. Tampilkan semua postingan
Basabasi.Co: Esai Anton Kurnia "Racun dalam Gelas"; Cerpen Anggung Prameswari "Senyum Ning"; Puisi Achmad Muchlish Amrin "Kaloser , Carok , Bindreng , Molotan , Kuda Banuaju , Sajak Buah Pinang"

Analisa Medan: Cernak Ubai Dillah Al Anshori "Teka-teki Dalam Bekal Dinda" dan Sisi Rosida "Rumahku Kebanjiran"; Cerma Eva Riyanty Lubis "Valentine untuk Feby"; Cerpen Sion Pinem "Bumi Turang"; Puisi Ilham Wahyudi dan Tanita Liasna

Minggu Pagi: Cerma Eni Wulansari; Cerpen Triman Laksana ; Puisi  M Haryadi

Koran Merapi Pembaruan: Esai Hamdy Salad "Memori Lama, Album dan Kisah"

Suara NTB: Cerpen Eko Triono "Yang Buta di Tengah Laut"; Puisi Irma Agryanti Sekartaji

INDO POS: Puisi Poetry Ann, Riki Utomi dan Abdillah Mubarak Nurin

Koran Tempo: Cerpen Joss Wibisono "Kamar 256"

Harian Rakyat Sumbar: Cerpen Silvina Nugrashifa Rukmana "Surau Tua"; Puisi Nuraz Aji "Minggu Pagi", Siti Ayuna "Mimpi Sang Pemuda", Marina Novianti "Tentang Malam", dan Tri Adnan "Sehelai Rambun dan Angin"; Esai Zulfikar "Kilau Giok Aceh di Madagascar"

Singgalang: Cerpen AR. Rizal/J. Rizal

Serambi IndonesiaCerpen Ida Fitri "Maop"; Puisi Sulaiman Juned "Lawe Bulan , Bala , Menziarahi Makammu Mak"

Haluan: Cerpen Denny Indra Praja "Pada Gigitan Apel Pertama"; Puisi Rofiq L Hayat "Nyanyian Malam , Hampa , Ujung Senja"

Media Indonesia: Cerpen Ayi Jufridar "Bukit Duka"; Puisi Dedi Sahara dan Sunlie Thomas Alexander

KOMPAS: Cerpen Faisal Oddang "Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon?"; Puisi Riki Dhamparan Putra "Bukit Jagung Lamaholot , Obituari Buluh , Meratap-ratap di Dapur One" 
Lampung Post: Cerpen Alex R. Nainggolan "Jika Kau Stasiun, Aku adalah Sebuah Kereta"; Puisi Sofi AS "Menarik Timba , Bunga Tanjung dari Kecubung , Walang Kekek"

Jawa Pos: Cerpen Gunawan Mariyanto "Cerita Telur Pecah"; Puisi Samsudin Adiawi

Padang EkspresCernak Septi Miranda Ayuri "Kursi Goyang Buatan Kakek"; Cerpen Andesta Herli W "Empu Terakhir"; Puisi Riki Fernando "Penantian Pertama , Tirai Tikai", Yona Primadesi "Yang Kami Lakukan Kemarin Sore". Cerma Boni Chandra "Perihal Nama-Nama".

Riau PosCerpen Rian Harahap "Ladang dan Pemakaman" Puisi Sutarman Eka Ardhana & Kevin Khanza Jaelani; Esai Ramon Damora "Estetika Diam Mat Syam" & Fakhrunnas MA Jabbar "Mewariskan Tunjuk Ajar Melayu ke Generasi Baru".

Xpresi Riau PosCerpen Muhammad Chandra "Cakrawala Sendu"; Puisi Muhammad Nur Ikhsan "Percayalah! , Liburan , Bertemu Tuhan"; Nur Selvi Apriani "Gersang Miskin , Malam Kabut"

REPUBLIKA: Cerpen Risda Nur Widia "Kereta Pengantar Roh"; Esai Udji Kayang Aditya Supriyanto "Menemukan Jalan Pulang"

Pikiran Rakyat: Cerpen Aris Kurniawan "Kasihanilah Mereka, Maryam!"; Puisi Ari Andriansyah "Jalan , Topeng", Desi Ekasari "Kemacetan Jalan , Kertas Sakti , Pulang"

Tribun Jabar: Cerpen A. Warits Rovi "Pelajaran Kedukunan dari Seorang Pemulung"

Inilah Koran: Cerpen Adi Zamzam "Mimpi Palupi"

Kedaulatan Rakyat: Cerpen Achmad Munjid; Puisi Budhi Setyawan

SKH Banjarmasin PostCerpen  Adi Zamzam  "Yang Selalu Datang": Puisi Muhammad Arfani Budiman "Kedai Bambu , Perempuan Senja , Kepada Bulan"; Esai Zulfaisal Putera "Rezim Plastik"

Suara Karya; Cerpen Otang K Baddy "Pencari Lidi"; Puisi Sutirman Eka Ardhana "Sawah , Suatu Pagi , Percakapan Padi , Ketika di Tegalan Sawah , Nyanyian Sawah , Bertanya pada Sawah , Orang-orang di Sawah; Esai Sihabuddin "Membaca untuk Indonesia"

SKH Media Kalimantan: Esai Sumasno Hadi "Cinta Nahdi dan Sajak-sajak yang Tersesat" dan Nauka N. Prasadina "Menulis di Wattpad"

SKH Radar Banjarmasin: Cerpen Kurnia J.R. "Lukisan Jeihan di Kolong Viaduk"; Puisi Mustofa W. Hasyim "Hari-hari 1965-1967 , Kampung Hilang dari Peta , Mata Air , Sungai Gajah Uwong , Menyusuri Leluhur di Kampung"

Radar Surabaya: Cerpen Masdar Zainal "Keluarga Kiwir": Puisi Tika Lesatari; Resensi Nurhadi

Radar Bromo: Cerpen Nurillah "Rumah Mbah Ja"; Esai Abduh Khoir "Bu, LGBT itu apa?"

Radar Mojokerto: Cerpen Ken Hanggara "Badut di Ujung Gang"; Esai Cucuk Espe "Lahirologi"; Puisi Achmad Fatoni "Harus Berkata Apa pada Angin , Hampar , Tak Lagi Mimpi , Perkara Senja , Perkara Kedamaian"

Radar Malang: Cerpen Yuditeha "Kebun Apel"; Esai A. Elwiq Pr "Surat dari Praha untuk Siapa?"; Puisi Nida A. S. dan Lukito Wahyu Setyo

Malang Post: Cerpen Ken Hanggara "Bung Panu"; Puisi Nida A.S. dan Fakhrul Hakim; Esai Wishnu Mahendra W

FEMINA: Cerpen Eva Purwaningtyas "Jenang Krasikan" dan Umaya Santi "Utuh"

Pos KupangPuisi Ana Meilan "Menyambut Pagi, Bulan", Diva Natasya Souisa "Keindahan Sekolahku", Stenley Jepira "Hari Baru Telah Mulai", Felsi "Mentari Pagi", Manuria M. Anu, "Asri Sekolah", Edy Y. Soge "Suatu Senja, Selesma, Selepas Lambaian Tangan, Luka, Kepad-Mu, Sungguh Perlu Didoakan, Puisi, Jendela".

Merah Putih Pos: Cerpen Achmad Sultoni "Gadis Kunang-Kunang"; Puisi Irul S Budianto "Rindu Membisu" dam Fernanda Rochman Ardhana 

>>Berbagai sumber
Basabasi.Co: Esai A Yusriyanto Elga "Wasit"; Cerpen Sungging Raga ""Tidak, Saya Sudah Dijemput.""; Puisi Damhuri Muhammad "Janji Tukang Jahit , Residu RIndu , Jejak Sentuhan Tanpa Sidik Jari , Yang Mengail di Remang Senja Penghabisan"

Analisa Medan: Cernak Ubai Dillah Al Anshori "Teka-teki Dalam Bekal Dinda" dan Sisi Rosida "Rumahku Kebanjiran"; Cerma Eva Riyanty Lubis "Valentine untuk Feby"; Cerpen Sion Pinem "Bumi Turang"; Puisi Ilham Wahyudi dan Tanita Liasna

Minggu Pagi: Cerma El Mahvud "Kejutan Valentine" Cerpen Basuki Fitrianto "Laki-laki Tua Berselendang Hitam"; Puisi  Fauzi Abdul Salam "Kau , Angin Pun Menepi , Dunia Ngeri-ngeri Sedap , Patung Perunggu".

Koran Merapi Pembaruan: Esai A. Zakky Zulhazmi "Rumah Sastrawan"; Puisi Kedung Darma Romansha "Anamnesis , Puisi dengan Sejuta Goyangan , Masa Lalu yang Terjatuh ke Dalam Senyumanmu , Buku-buku yang Merekammu"

Suara NTB: Cerpen Bunga D. Prasasti "Selokan"; Puisi Kamil Dayasawa

INDO POS: Puisi Budhi Setyawan dan Aslan Abidin

Koran Tempo: Cerpen Deddy Arsya "Kepala yang Bergasing"

FAJAR Sumatera: Cerpen Daruz Armedian "Di Sebuah Stasiun yang Diacuhkan Kereta"; Puisi Yoga Pratama

Haluan: Cerpen Nurhasanah Zurria "Nona Kecil Tiba di Surga"; Puisi Nurfatimah Putri "Makam , Pada Siapa , Jejak Purnama"

Media Indonesia: Cerpen Yulhasni "Ransel Merah Kardi Keling"; Puisi Mohamad Chandra Irfan "Gugur Musim , Di Stasiun Lempuyangan"; dan Raedu Basha "Semua akan Puitis pada Waktunya, Aku Mencari Diriku pada Selembar Wajah"

KOMPAS: Cerpen Okky Madasari "Dua Pengantin"; Puisi Dadang Ari Murtono dan Hasta Indriyana

Lampung Post: Esai Asarpin "Pram dan Sastra Peranakan Tionghoa"; Cerpen Yuli Nugrahani "Semangkuk Mi yang Ingin Kubagi": Puisi Sayyid Fami Alathas

Jawa Pos: Cerpen Kurnia JR "Lukisan Jeihan di Kolong Viaduk"; Puisi Mustofa W Hasyim

Padang Ekspres: Cerpen Tjak S. Parlan "Peristiwa di Rumah Gadai"; Puisi Muhammad Isa Gautama "Berpikir Cahaya , Tentang Bunga di Suatu Musim , Pagi , Hujan dan Kota yang Membeku , Penjamuan di Angkasa , Selepas Musim Gugur , Napas Pengelana"

Riau Pos: Cerpen Taufik Ikram Jamil "Suara 8"; Puisi Beni Setia & Laura Rafti; Esai Gde Agung Lontar  "Tinjauan Pendahuluan atas RUU Kebudayaan"; Alenia Wamdi Jihadi "Islam dan Budaya Literasi"

Xpresi Riau Pos: Puisi Muhammad Syahril Huda "Tumpahkanlah Sedihmu", Rihlatul Fahmi Khairi "Asmara yang Terbelenggu" dan M. Harist Baihaqi "Resapan Hati"; Forum Guru Tri Murti S.Pd.I "Refleksi Diri Sebagai Upaya Mengembangkan Profesi"

REPUBLIKA: Cerpen Irwan Kelana "Kabut Tak Pernah Berdusta"

Pikiran Rakyat: Cerpen Otang K. Baddy "Tikus Margarong"

Inilah Koran: Cerpen Ir-one Sandza "Transaksi Kematian"

Kedaulatan Rakyat: Cerpen Indra Tranggono "Mata yang Terus Menatap" Puisi Isbedy Stiawan ZS "Stasiun Schiphol , Rotterdam yang Dingin , Menikmati Kopi Lampung , Karel Doormanstraat , Mencintai Malam"; Esai Bandung Mawardi "Kata dan Kita, Membangunkan Manusia"

SKH Banjarmasin Post: Cerpen Rusniati Ria Mawarti " Izinkan Dia Hidup" Puisi Sofyan RH. Zaid "Nyanyian Gunung Apam , Nusantara , Akulah Laut Sepi" Esai Zulfaisal Putera "Puisi Cinta"

Suara Karya; Cerpen Udiarti "Fotocopy Sinar"; Puisi Isbedy Setiawan

SKH Media Kalimantan: Esai Micky Hidayat "Membaca Sajak Gledis Claudia Maulida"; Puisi Fahmi Wahid

SKH Radar Banjarmasin: Cerpen  Asep Fauzi  "Wanita Paling Kucinta di Dunia": Puisi Hudan Nur "Kaka Pay ,  Malai , Menuba LautMeraba LautMahadewa" 

Radar Surabaya: Cerpen M. Rosyid HW "Gadis Penumpang Mikrolet": Puisi Singgih Dwi Husanda; Resensi Hendra Sugiantoro "Strategi Belajar Politisi Ternama" Esai Ribut Lupiyanto "(Islam dan Historiografi Hari Valentine".

Radar Bromo: Esai A. Bahtiyar "Virus Valentine"; Cerpen Al Mahfud "Toekang Boekoe"

Solo Pos: Cerpen Tjak S. Parlan "Biografi Kawan Dekat"; Puisi Rykma Alodya; Resensi Resensi Aris Setiawan "Saat Wartawan Menulis Buku"

Radar Mojokerto: Cerpen Risda Nur Widia "Sebutir Peluru di Kepala Ayah"; Esai Caksul "Budaya Postmodern dan Kaum Minoritas".

Radar Malang: Cerpen Nur Holipah "Retak"

Lombok Post: Cerpen Eli Rusli "Hello de Mice"

Malang Post: Cerpen Riami "Pelangi Cinta di Bulan Januari"; Puisi Nida Anisatus Sholihah "Bocah Meronta , Kekasih Terkutuk , Aku Berkabung pada Matinya Cintaku" dan Kurliyadi "Hanya Bumi , Hingga Bumi Tak Lagi Teduh , Di Halaman Pertama , Di Kamar Sebelah"

Duta Masyarakat: Cerpen Anwarus Sholihin "Politik Hewan"



>>Berbagai sumber 
Basabasi.Co: Esai Tia Setiadi "Iblis dan Kreatifitas"; Cerpen Eko Triono "Bicara Baik-baik dengan Rambutmu Sendiri"; Puisi Izbedy Stiawan ZS "Dalam Cemas, Kau, Gate Q-5, Kau Kekasihku, Setelah Dikutuk, Tak Ada Mimpi, Delft, Sebuah Kenangan"

ANALISA (Rabu 3 Februari 2016, sumber dari Otang K Baddy) Cerpen: Lea Willson"'Pengantar' Dewa Rezeki Dan Adik Kandung"; Puisi: Liven R "Pada Musim Semi ..", Amrin Tambuse "Selamat Datang...", Annisa Tri Sari "Jeda Waktu #1", Ardani "Harmoni, Sisa Malam, Kembali Pulang"

Minggu Pagi: Cerma Dian Marfuah "Gadis yang Selalu Memotong Rambutnya" Cerpen Budi Afandi "Seorang Tamu Istimewa"; Puisi Sutirman Eka Ardhana "Senja di Kartu Pos, Surat Sahabat, Dalam Hujan, Bertanya pada Hujan, Lupa, Burung Punai, Kucari Kau".

Suara NTB: Cerpen Boni Chandra "Perut Titipan; Puisi Lailatul Kiptiyah "Saban Pagi, Berjalan Melewati Taman, Momentum Senja, Apa"

INDO POS: Puisi Herwan FR dan Zulkifli Songyanan

Koran Tempo: Cerpen A. Muttaqin "Prihal Sial Seminggu"; Puisi Sunlie Thomas Alexander

FAJAR SUMATERA: Cerpen Yus R Ismail "WC Umum"; Puisi: Fitrah Anugerah

Suara Karya; Cerpen Maria Agustina "Setia Menunggu"; Puisi Fernanda Rochman Ardhana; Esai "Belajar dari Sosok Werkudoro oleh Abdul Wahid"

Haluan: Cerpen Ismail Idola "Menulis Sajak"; Puisi Alex R. Nainggolan "Utopia, Di Puncak Laut, Gadis Kecil, Nona, Gadis Malam"

Media Indonesia: Cerpen Sungging Raga "Satu Hari di Awal Musim Semi"; Puisi Erich Langobelen "Tanduk Hitam Kemarau, Biografi Sepi, Locus, Luka,2"; Puisi Fernanda Rochman Ardhana "Hegemoni Menutup Muram, Ruang Pailit"

Majalah Sastra Horison (Februari 2016): Cerpen Ahmad Nurullah "Gadis Kecil di Tengah Hujan"; Puisi Bernando J. Soecipto "Pohon Zaitun, Di Ã‡anakkale"

KOMPAS: Cerpen Rafael Yanuar "Arwah Kunang-kunang"; Puisi Inggit Putria Marga


Berita Pagi: Cerpen Otang K Baddy "Sang Pengerat"

LAMPUNG POST: Cernak Muhammad Thobi "Adik Baru"; Cerpen Elly Dharmawanti "Sincia di Mata Mei": Puisi Dahta Gautama


JAWA POS: Cerpen Sunlie Thomas Alexander "Judi Kodok-kodok"

Radar Tasikmalaya: Puisi Fernanda Rochman Ardhana

SUARA MERDEKA: Cerpen Zainal Muttaqin "Perempuan Leter": Puisi L Nurul Fadhilah; Esai Dimas Indiana Senja "MPU Jateng dan Antologi Pertanyaan"

Padang Ekspres: Cerpen Ken Hanggara "Maria Pergi ke Lubang Kelinci

Analisa: Cerpen Hasudungan Rudy Yanto Sitohang; Puisi Irwan Effendi dan Yulia Tasnim


Riau Pos: Cerpen Zuarman Ahmad "Menjejak Langit"; Puisi Cikie Wahab "Ritual Wangkang, Kitab Amuk, Pupuk Tanam, Mahar, Segurat Hitam di Selat Sinaboi" dan Isbedy Setiawan Zs "Ingin Pulang, Teman Perjalanan, Pelabuhan Sunyi, 10 Menit untuk Percakapan", Alinea Dessy Wahyuni "Perempuan Berkarya"; Esai SPN Dantje S. Moeis "Seni-Rupa Men-Dialog-Kan Makna" dan Griven H Putra "Melayu dan Pendidikan Karakter"; Resensi Jimmy Frismandana Kudo "Sayap Keabadian Rudy Habibie"



Xpresi Riau Pos: Cerpen Kavita Siregar "Untuk Seorang Teman"; Puisi Uli "Tentang Teripang, Bara Api, Menghujam Asa, Memahat Jalan" dan Ahmad Sugianto "Gunung Berapi"; Forum Guru Wan Roswita "Kekuasaan Allah di Balik Keindahan Danau Toba"


REPUBLIKA: Cerpen Novaldi Herman "Kerudung Perca Dari Balik Jeruji" Esai A. Sultoni Achmad "Suluk"


PIKIRAN RAKYAT: Cerpen Budi Afandi "Sebuah Rumah yang Jauh" Puisi Nurul Maria Sisilia dan Thahjono Widarmanto; Wisata Bahasa Heri Priyatmoko "Tionghoa dan Pecinan"


Inilah Koran: Cerpen Yadi Karyadipura "Rumah untuk Ibu"


Kedaulatan Rakyat: Cerpen Herumawan P A "Kue Keranjang" Puisi Sunlie Thomas Alexander "Dongeng Peranakan ~maxim hongkingston~ , Lanskap Leluhur , Liu Ngie"; Esai Beni Setia "Sastra Indonesia Berawal dari Pujian"



SKH Banjarmasin Post: Cerpen Cikie Wahab "Kurir Karangan" Puisi Muhammad Dafa "Waktu , Rumah , Tahun-tahun Berguguran" Esai Zulfaisal Putera "Cincailah!"


SKH Media Kalimantan: Esai Tarman Effendi Tarsyad "Mengenang Eko Suryadi WS Mengenang Tanah Bunda"


SKH Radar Banjarmasin: Cerpen Ariwibowo "Upacara": Puisi Ali Makki "Menuai Akhir , Sendiri , Rindu Sunyi, Dua Gadis Kecil di Tengah Kota, Ibu di Depan Rumah" 


Medan Bisnis: Cerpen Mustopa Kamal Btr: Puisi Sayed Din Hidayat, Julaiha dan Aswita Simarmata.


RADAR SURABAYA: Cerpen Ken Hanggara "Kerajaan Semut di Kepala Mugeni": Puisi Rudi Santoso; Resensi Ahmad Wiyono "Mendalami Wawasan kebangsaan Cak Nun" Esai Anwar Hujiono "Gelombang PHK".


RADAR BROMO: Esai Mushafi Miftah "90 NU dan Ancaman Radikalisme Islam"; Cerpen Prima Hidayah "Kesatria dari Kesatria"


SOLOPOS: Cerpen Imamah Fikriyati Azizah "Nostalgia" Cernak Rohmad Jimi "Natasha dan Soal Matematika"; Resensi Umar Affiq "Budaya Patriarki dan Sejarah Muram Negeri Mutiara Hitam"



RADAR MOJOKERTO: Cerpen Tjak S. Parlan "Seorang Tukang Pos dan Seorang Wartawan"; Esai Aditya Ardi N "Puisi Grafis di Badan Truk".


RADAR BANYUWANGI: Cerpen Nurul Awali F "Tepat Pukul Lima"; Puisi Ummi Rissa


Serambi Indonesia: Cerpen Anton Widyanto "Sang Penjilat"

>>Berbagai sumber